Banyumas
— Ekstrakurikuler SARCOO (SmabaResearchOlympiadCommunity) mengadakan
kegiatan seminar esai ilmiah yang diikuti oleh anggota SARCOO, perwakilan
kelas, dan alumni SMA Negeri 1 Banyumas pada hari Senin (15/06/2026) di Graha
Reswara. Seminar ini dilaksanakan untuk memberi pengetahuan kepada siswa
tentang karya tulis esai ilmiah.
Seminar esai ilmiah diisi oleh
narasumber bernama Intan Nuryana Fentino, seorang alumni SMA Negeri 1 Banyumas
angkatan 2023 dan pernah menjabat sebagai ketua SARCOO periode 2021/2022,
sekarang Intan sedang menjalankan studi di Universitas Jenderal Soedirman
Jurusan Fisika. Intan memiliki banyak pengalaman dalam menulis karya tulis
ilmiah dan esai, ia juga kerap kali mendapatkan kejuaraan dari berbagai lomba
yang diikuti. Selain itu, ia juga memiliki lebih dari sepuluh pengalaman
sebagai pembicara dan juri pada berbagai kegiatan. Seminar esai ilmiah kali ini
diberi judul "EssayisEasy: Hacks Ubah Ide Sederhana Jadi Esai Juara".
Selain peserta seminar, kegiatan ini
juga dihadiri oleh para pembina SARCOO dan kepala SMA Negeri 1 Banyumas.
Kegiatan seminar dimulai pada pukul 08.10 WIB setelah para peserta melakukan
registrasi. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembukaan, pembacaan doa, dan
menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars SMA Negeri 1 Banyumas. Kepala SMA
Negeri 1 Banyumas, ErlienRetnoviyanti, M.Pd. menyampaikan sambutan sebelum
menuju acara inti.
"Kegiatan
seminar esai ilmiah ini sangat bagus untuk diikuti karena memberikan bekal bagi
kita semua untuk belajar," ucap Kepala SMA Negeri 1 Banyumas.
Setelah
sambutan dari kepala sekolah, sambutan juga disampaikan oleh Aryo Adhipratama
sebagai ketua panitia kegiatan seminar tersebut. Kegiatan berlanjut pada acara
inti, yaitu penyampaian materi oleh Intan Nuryana Fentino. Ia memberikan
pengetahuan mulai dari esai ilmiah, hacks dalam membuat esai hingga
motivasi bagi siswa-siswi agar dapat konsisten dalam mengejar targetnya
meskipun tantangan sempat menghambat. Intan membagikan pengalamannya dalam
menulis dan bagaimana cara menulis esai yang baik serta aman untuk
diikutsertakan dalam kegiatan perlombaan.
"Esai
yang baik bukanlah tentang ide yang begitu kritis, tetapi tentang bagaimana
cara kita mengolah ide sederhana menjadi ide kreatif yang inovatif untuk
dikembangkan," kata Intan pada saat penyampaian materi.
Acara
inti diakhiri dengan sesi tanya jawab, dilanjutkan foto bersama dan penutup.
Setelah berbagai rangkaian acara, kegiatan seminar esai ilmiah selesai pada
pukul 11.30 WIB. Kegiatan ini memberikan banyak pengalaman dan pengetahuan bagi
peserta yang hadir. Antusias dan semangat dari para siswa menjadikan kegiatan
ini berjalan dengan lancar. Salah satu peserta, Nasywa Dini Faustina (17)
memberikan harapan dan pesan setelah mengikuti seminar. Ia berharap seminar
esai ilmiah dapat diadakan kembali karena sangat bermanfaat bagi siswa dalam meningkatkan
pengetahuan dan keterampilan dalam menulis. Seminar berikutnya diharapkan
selaindibuka kesempatan tanya jawabjuga ada sesi praktik dan diskusi langsung
agar siswalebih memahami penulisan esai.
"Setelah
mengikuti seminar, saya memahami bahwa penulisan esai yang sesuai dengan
kriteria dapat menciptakan karya yang berkualitas dan meningkatkan peluang
meraih prestasi dengan ide-ide sederhana yang ada disekitar kita," tanggap
Nasywa Dini Faustina (17), salah satu peserta seminar esai ilmiah.
Kegiatan
seminar esai ilmiah yang diadakan di lingkungan sekolah memberikan banyak
manfaat, terutama bagi siswa. Seminar sebagai sarana dalam menyampaikan
pengetahuan melalui kegiatan bersama. Dari seminar ini, siswa bisa mengetahui
tentang karya ilmiah dan bagaimana karya tersebut dibuat dengan baik. Esai
ilmiah bukan hanya menambah pengetahuan siswa, melainkan juga melatih siswa
agar dapat berpikir kritis dan kreatif.
Penulis:
Salsa Alifia Zahwa (XI.6)
Editor:
DwitantiSeptriyana, S.Pd.