Banyumas – Salah satu
putri SMA Negeri 1 Banyumas berpartisipasi pada Festival Bahasa Ibu di
Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen Tahun 2026. Jarak yang berpuluh
kilo meter tidak melemahkan semangat Azkiya Zahrotul U. kelas X untuk turut
serta mengikuti festival tersebut. Jauhnya Sampang – Kebumen tidak menyiutkan
nyali Azkiya dalam mengikuti Festival tersebut. Festival tersebut dilaksanakan
pada Minggu, 8 Februari 2026 di Gedung Aswaja Center UMNU Kebumen.
Dikutip dari
salah satu unggahan @bahasaindonesia_umnu disampaikan bahwa tema pada festival
tersebut yakni “Ngulik dan Apresiasi Bahasa Ibu sebagai Kekuatan Identitas
Generasi Masa Kini”. Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas
ma’arif nahdlatul Ulama Kebumen menyelenggarakan Lomba Geguritan dan Lomba Ndopok
yang diikuti oleh lebih dari 50 peserta tingkat SMA/ SMK/ Sederajat.
Doa restu dan
motivasi dari keluarga, wali kelas, serta sekolah menemani perjalanan Azkiya
melintasi tiga kabupaten yakni Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, dan
Kabupaten kebumen. Latihan demi latihan dilakoni Azkiya bersama sang Ibu.
Dengan persiapan yang matang Azkiya bertolak ke UMNU Kebumen. Azkiya berdoa dan
terus berlatih menanti Namanya dipanggil oleh panitia.
SMA Negeri 1
Banyumas patut berbangga, pada era modern saat ini Azkiya tetap melestarikan
budaya Jawa sebagai jati diri. Azkiya membuktikan keseriusannya terhadap
identitas budaya Jawa melalui Festival Bahasa Ibu tersebut. Dengan usaha
kerasnya, Azkiya berhasil memperoleh juara 3 Geguritan pada ajang bergengsi
tersebut. Terima kasih Adzkiya telah menjaga dan melestarikan Budaya Jawa di
tengah gempuran modernisasi dan globalisasi. (Wid)
Selamat dan Sukses selalu!